Namun ternyata alasan backhoe tidak bisa menghancurkan rumah yang berada di RT 11/03 Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur itu karena masalah teknis. Ketua RT 11 Husin mengatakan rumah Hajah Nani temboknya menjadi satu dengan rumah yang tidak kena gusur, sehingga jika dirobohkan dengan backhoe maka takut menghancurkan rumah lainnya.
"Sebenarnya gini rumahnya Hajah Nani kan istilahnya buat aling-aling dulu soalnya ini bangunan satu tembok nempel jadi kalau digaruk dulu takutnya rumah yang lain yang ngga kena gusur malah nyangkut rubuh semua," kata Husin saat ditemui detikcom di lokasi penggusuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukannya nggak bisa digusur atau gimana ya? Tapi emang kabar burung omongannya warga cepat banget nyebarnya bilangnya rumah nggak bisa diuruk lah atau dirobohin, mesinnya mati waullahualam lah," tambahnya.
Di kesempatan lain, Kasatpol PP Kukuh Hadi mengatakan akan mengecek bangunan itu. Jika memang tidak bisa dibongkar backhoe maka akan dihancurkan secara manual.
"Nanti kita cek, kalau memang menempel satu bangunan, kita liat dulu apa nanti dibongkar manual," ucap Kukuh.
(slh/try)











































