Wakil Presiden periode 1993-1998, Try Sutrisno adalah salah seorang yang mengagumi sosok Jenderal Soedirman. Kegigihan Jenderal Soedirman dalam melawan penjajah mengobarkan semangat juang tinggi.
"Pak Dirman itu kecil tapi bermutu. Belanda takut semangatnya Pak Dirman," ujar Try Sutrisno saat berbincang dengan detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tidak berunding, mereka habis. Kekalahan Belanda jadi image jelek kepada Eropa dan Amerika. Kalau kalah merusak nama Eropa dan Amerika," tutur pria kelahiran 15 November 1935 di Surabaya ini.
Menurut Try, yang ditakuti oleh bangsa asing saat ini adalah semangat orang Indonesia. Maka dari itu 240 juta penduduk ini harus dibina dan jangan sampai salah pembinaan.
"Seluruh rakyat itu pejuang. TNI yang dipegang motivasi juang, tentara nasional bukan milik partai, golongan, tapi milik nasional," ungkapnya.
Atas perjuangan Jenderal Sudirman, akhirnya dialah yang membentuk Badan Keamanan Rakyat. Lama kelamaan BKR berubah menjadi TKR atau Tentara Keamanan Rakyat, Tentara Keselamatan Rakyat, Tentara Republik Indonesia, dan akhirnya menjadi Tentara Nasional Indonesia. (mpr/rvk)











































