"Tujuannya baik. Mereka (warga Kampung Pulo) berterimakasih tidak kebanjiran dan dekat jalan, dekat usaha," kata Prasetio di gedung DPRD DKI Jl Kebon Sirih, Jakpus, Jumat (21/8/2015).
Prasetio meninjau lokasi relokasi dan rusun Jatinegara Barat yang akan ditempati warga Kampung Pulo pada Kamis (20/8)0. Kondisi Rusunawa yang disediakan Pemprov sangat layak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut politikus PDI Perjuangan ini, sebanyak 90 persen warga Kampung Pulo sebenarnya setuju dipindahkan ke rusun. Warga yang menolak pindah diduganya hanyalah orang-orang yang mengontrakkan rumahnya di tanah tersebut namun tak mendapat kompensasi yang sesuai keinginan.
Dengan memindahkan warga ke rusun dan memperbaiki bantaran kali Ciliwung, Pemprov DKI tak hanya mengurangi kemungkinan banjir di Jakarta tapi juga membantu masyarakat. Prasetio mencontohkan proyek waduk Pluit yang dulunya juga bermasalah namun kini sudah nampak cantik dan menjadi salah satu tujuan rekreasi warga sekitar.
Rusun Jatinegara/Grandyos Z |
"Ini bukan membantu pemerintah daerah tapi membantu warga mendapatkan tempat tinggal layak huni," terangnya.
Ia juga mengapresiasi kepolisian yang membantu proses relokasi warga. Tapi Prasetio berharap polisi memproses hukum orang-orang yang terlibat dalam kericuhan, Kamis (20/8).
"Kepolisian sudah bekerja dengan sangat baik membantu satpol PP dalam pengamanan proses relokasi. Sekarang tinggal menemukan siapa dalang yang menjadi provokator warga melakukan keributan," tegasnya.
(mnb/fdn)












































Rusun Jatinegara/Grandyos Z