Seperti yang dialami Ardi, ketika pertama kali berjabat tangan dan berkenalan dengan bapak dua anak itu, Ardi menunjukkan ekspresi menahan tawa, kaget dan tidak percaya. Pasalnya nama Tuhan dianggap Ardi merupakan kosakata yang tidak lumrah digunakan sebagai nama.
"Pak, bener namanya Tuhan? Iya apa?," ketus Ardi sambil memasang wajah bingung, Jumat (21/8/2015).
Tak hanya Ardi, ketika detikcom pertama kali bertemu dengan Tuhan di rumahnya di Desa Kluncing, Licin, detikcom berkali kali menanyakan kebenaran perihal nama tersebut. Sebab, warga sekitar sering menyebutnya dengan nama Pak To atau Pak Han. Para tetangganya juga menyebutkan jika mereka sering memanggilnya dengan nama Tohan.
"Pak, ejaan namanya pake U atau pake O? Tuhan atau Tohan? Boleh saya lihat KTP nya?," tanya detikcom.
Lalu apa reaksi Tuhan? Pria kelahiran 30 Juni 1973 itu merasa santai. Sang istri, Husnul Hotimah (37), yang ikut menemaninya hanya tertawa terkekeh melihat ekspresi kami. Sambil mengeluarkan KTP miliknya, Tuhan hanya memberikan jawaban singkat. Menurutnya, beragam ekspresi itu sudah sering ditemuinya dan tak heran jika ia harus berkali kali meyakinkan dan memberi penjelasan kepada lawan bicaranya.
"Nama saya ya ini sudah, memang pakai U bukan O. Kalau orang heran ya bisa maklum, tapi memang ini namanya. Mau gimana lagi," papar pria berkumis itu.
Pria yang mengaku lahir dan hidup di Desa Kluncing itu berujar jika ia tak pernah risih dengan beragam gurauan, melihat ekspresi kaget dan tak percaya dari lawan bicaranya. Nama yang diberikan oleh mendiang orangtuanya juga tidak akan diubah. Menurutnya, jika orang yang baru dikenal merasa kaget atas nama unik ini, beda halnya dengan tetangganya. Warga Dusun Krajan sudah merasa wajar dengan pemberian nama tersebut.
"Saya jawab seadanya juga, gimana lagi wong itu memang nama saya. Kalau warga sini sudah biasa mereka, saya dari lahir kecil disini, hidup juga di sini," pungkasnya. (try/try)











































