Keluarga Sesalkan Eko yang Kena Gebuk Satpol PP Tak Segera Dirawat

Keluarga Sesalkan Eko yang Kena Gebuk Satpol PP Tak Segera Dirawat

Nur Khafifah - detikNews
Jumat, 21 Agu 2015 13:26 WIB
Keluarga Sesalkan Eko yang Kena Gebuk Satpol PP Tak Segera Dirawat
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Eko Prasetyo (22) masih menjalani perawatan intensif di RS St Carolus, Jakarta Pusat. Menurut keluarga, Eko tidak langsung mendapatkan perawatan setelah babak belur dipukuli Satpol PP.

Menurut sepupunya, Yani (22), usai dipukuli Satpol PP kemarin siang, Eko sempat dibawa lebih dahulu ke Mapolres Jaktim. Eko sempat diperiksa dan ditanya, sebelum akhirnya Eko pingsan.

Yani menyesalkan Eko yang tak segera dibawa ke rumah sakit, padahal Eko bukan pencuri atau pelaku kriminal. Eko hanya warga Gang Banten, yang sedang menunggui dagangan tetangganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ayahnya belum bisa ngeluarin (dari Polres). Eko harus dimintai keterangan, padahal kondisinya kritis," ujar Yani saat ditemui di RS St Carolus, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).

Eko dibawa ke Polres Jakarta Timur sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian ia baru diizinkan meninggalkan Polres sekitar pukul 15.30 WIB.

"Pas jemput di Polres masih sadar. Tapi pas di mobil sudah tak sadarkan diri," terangnya.

Menurut Yani, polisi membutuhkan waktu pemeriksaan cukup lama karena mereka tak yakin bahwa Eko bukan dalang kerusuhan. Namun Eko terus meyakinkan polisi bahwa ia tak terlibat dalam penggusuran yang berujung ricuh tersebut.

"Keluarga juga minta bantuan (warga) Gang Banten kalau Eko ini bukan warga yang melawan penggusuran. Dia hanya warga yang tak sengaja lewat Jatinegara," tegas Yani.

Kini Eko masih dirawat intensif di ruang ICU RS St Carolus. Keluarga diperbolehkan menengok langsung jika pihak rumah sakit mengizinkan.

Staf Humas RS St Carolus, Maulina mengatakan, Eko menderita memar dan lebam di bagian kepala sebelah kanan. Kini ia sudah dapat diajak berkomunikasi sedikit-sedikit, namun masih membutuhkan istirahat total.

"Saat ini masih dalam pengawasan dokter. Kondisinya sudah mengarah ke yang lebih baik," tutup Maulina.

Sementara itu pihak Polda Metro Jaya mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sedang Kasatpol PP DKI Kukuh Hadi menyerahkan sepenuhnya ke polisi terkait kasus ini. (dra/dra)


Berita Terkait