"Dengan berbagai upaya yang dilakukan dokter sepanjang hari, hanya 3 jenazah dari 10 kantong jenazah," kata Kepala Pusat Dokkes Mabes Polri Brigjen Arthur Tampi saat memberi penjelasan kepada perwakilan Komisi V DPR RI yang datang ke RS Bhayangkara, Jayapura, Jumat (21/8/2015)
Sedangkan untuk 7 jenazah lainnya belum bisa diidentifikasi karena memerlukan pemeriksaan tambahan dengan DNA sebab ada jasad yang ditemukan tidak utuh atau terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga kantong jenazah berhasil teridentifikasi berdasarkan data primer yakni catatan gigi dan sidik jari serta data sekunder berdasarkan catatan medis dan properti yakni pakaian yang melekat di korban. (fdn/fdn)











































