Akibat Kebocoran Nitrogen, Reaktor Nuklir Jepang Ditutup
Jumat, 25 Feb 2005 14:06 WIB
Jakarta - Sebuah reaktor energi nuklir di Jepang utara ditutup pada Jumat (25/2/2005) ini dikarenakan kecurigaan adanya kebocoran nitrogen. Kebocoran terjadi di sebuah kontainer yang terhubung dengan tank reaktor. Demikian disampaikan Satoshi Arakawa, juru bicara Tohoku Electric Power Co., operator reaktor nuklir tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/2/2005).Ditegaskan bahwa tidak terjadi kebocoran radiasi di luar fasilitas nuklir tersebut. Reaktor Nomor 1 di pembangkit energi nuklir Onagawa di kota Oshika itu, ditutup setelah para pekerja menemukan peningkatan abnormal jumlah nitrogen yang mengalir ke tank reaktor. Ini menimbulkan dugaan adanya kebocoran dari pipa-pipa. Kota Oshika terletak sekitar 300 kilometer sebelah timur laut Tokyo.Operator terpaksa menghentikan reaktor tersebut setelah gagal menentukan penyebab kebocoran. Padahal reaktor ini baru saja mulai beroperasi kembali sebulan yang lalu setelah diadakan inspeksi reguler. Reaktor tersebut telah ditutup sebanyak delapan kali dalam 20 tahun terakhir operasinya karena berbagai masalah. Di negeri Sakura itu, kecelakaan nuklir telah beberapa kali terjadi. Insiden paling mematikan terjadi pada tahun lalu, ketika sebuah pipa di proyek nuklir Mihama, Jepang barat, meletus. Tidak ada insiden radiasi dalam peristiwa itu, namun lima orang pekerja tewas.
(ita/)











































