Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, peristiwa terjadi Kamis (20/8/2015). Saat itu pelaku masuk melalui lubang ventilasi udara kamar kos yang berada di lantai tiga.
"Lewat celah sempit berukuran 30x30 centimeter pelaku masuk dan mengambil Laptop Lenovo serta HP yang berada di dalam kos," terang Wirdhanto kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meminta menunjukkan KTP dan menanyakan status pengontrak bekerja atau menganggur itu penting. Kalau tidak jelas, bukan tidak mungkin kejahatan serupa bakal terulang," terang Wirdhanto.
Di hadapan polisi, remaja bertubuh kurus kering itu mengakui hasil jarahan nantinya akan dijual. Uangnya untuk keperluan sekolah adiknya yang masih SMP. Bahkan sebagai tambahan, dia juga mengaku sengaja menjarah 14 bungkus rokok dari warung ibu kos-nya.
"Maklum anak broken home, butuh duit buat bantu adik, buat hidup saya juga," ujar Ferdiyansyah yang mengaku warga Jembatan Besi, Tambora.
(spt/bar)










































