Bila Go-Jek Masuk Jalur Bus TransJ, Ahok: Lebih Baik Dipecat

Bila Go-Jek Masuk Jalur Bus TransJ, Ahok: Lebih Baik Dipecat

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 20 Agu 2015 20:08 WIB
Bila Go-Jek Masuk Jalur Bus TransJ, Ahok: Lebih Baik Dipecat
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Moda transportasi umum Go-Jek kian populer. Namun bila sopir ojeknya masuk jalur Bus Trans Jakarta (Busway) maka Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) menyarankan agar perusahaan memecat sopir yang bersangkutan.

"Lebih baik ada yang bisa mecat," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Pemprov DKI juga akan menegur Go-Jek bila sopirnya melewati Busway. Ahok menilai, Go-Jek sudah bisa menganalisa rute sopirnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu nggak boleh. Kita akan tegur," kata Ahok.

Dia mengapresiasi keluarnya perusahaan-perusahaan transportasi umum yang melakukan modernisasi semacam Go-Jek. Dia menyebut akan ada 'Bang Ojek yang bakal keluar menyusul Go-Jek, Grab Bike, dan sejenisnya.

Transportasi semacam itu dinyatakannya tak akan membuat macet, karena ke depan Jakarta akan menutup jalan-jalan tertentu bagi kendaraan roda dua.

"Kenapa takut macet. Kan nanti jalan protokol saya tutup, nggak bisa masuk motor," kata Ahok. (dnu/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini