Dalam rilis yang dikirim oleh Taufiq Lamsuhur, Sekretaris Pertama Sosial Budaya, KBRI Ottawa, Kamis (20/8/2015), diceritakan bahwa biasanya bendera yang berkibar adalah bendera dengan dasar putih dan dihiasi oleh daun maple berwarna merah, kali ini juga terdapat bendera merah putih yang dilambai-lambaikan oleh para penonton acara prosesi. Setelah beberapa saat, barulah para pengunjung mengetahui bahwa pada hari itu, ada penghormatan khusus kepada Indonesia yang tengah merayakan hari lahirnya, sehingga bendera merah putih pun ikut berkibar menyemarakan acara Changing the Guard, edisi khusus ini.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kemerdekaan RI di Ottawa
juga dirayakan di pelataran Parliament Hill (Gedung Parlemen Kanada) dan ini menjadi sisi lain yang unik dari perayaan HUT RI di tahun 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prosesi Changing the Guard ini merupakan salah satu atraksi pariwisata terbesar di Ibu Kota Ottawa.
Sejak tahun 1959, prosesi ini—melibatkan lebih dari 400 orang yang berasal dari resimen militer dari berbagai wilayah di Kanada—menjadi tradisi unik untuk mengisi acara musim panas. Sebagian kecil dari peserta prosesi juga berasal dari unsur masyarakat yang terpilih sebagai pasukan cadangan Kanada dan telah dilatih secara khusus oleh Angkatan Darat Kanada.
Sejak tahun 2007, prosesi ini juga melibatkan unsur-unsur Angkatan Udara dan Angkatan Laut Kanada. Prosesi pergantian jaga ini sejak tahun 1997 juga diperkaya dengan tim marching band—termasuk mereka yang berseragam "Scotish bag piper"—yang memainkan musik "fortissimo."
Sebenarnya terdapat banyak kesamaan antara seragam yang digunakan pasukan jaga Kanada ini dengan pasukan yang mengawal istana Ratu Inggris di London, yaitu pakaian khusus (scarlet uniform) warna merah menyala dengan topi bulu beruang (bearskin headdress).
Prosesi yang berlangsung lazimnya meliputi: pemeriksaan pasukan jaga yang lama, kedatangan pasukan jaga yang baru dan serah terima tugas itu sendiri. Adapun pasukan penjaga yang baru sebelumnya berjalan sejauh 1 kilometer dari rumah kediaman Gubernur Jenderal Kanada hingga ke Gedung Parlemen. Di sepanjang jalan yang dilalui, seperti Jalan Laurier, lokasi monumen perang, Jalan Elgin dan Jalan Wellington tampak turis-turis asing yang mengabadikan langkah tegap mereka yang diiringi musik.
Seusai prosesi, para pengunjung diperkenankan berfoto dengan para pasukan jaga tersebut. Keramahan para pasukan jaga dan atribut khusus yang dimiliki oleh mereka menjadi daya tarik tersendiri dari para pengunjung. Di beberapa kerumunan tampak para pengunjung berpose "selfie" dengan pasukan yang berpakaian khas dan unik ini.
Duta Besar RI untuk Kanada menyampaikan bahwa HUT ke-70 Kemerdekaan RI memang dirayakan secara khusus di Kanada, dengan serangkaian kegiatan yang sekalipun sederhana namun tetap terasa hikmat. Kehadiran masyarakat Indonesia dari Ottawa dan Montreal menjadikan kentalnya rasa kebersamaan di hari yang istimewa tersebut, termasuk saat piknik bersama dan acara hiburan seperti lomba karaoke. Sore hari di tanggal 17 Agustus 2015,
Duta Besar RI juga melakukan pertemuan daring (online) dengan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Kanada (PERMIKA). (mad/faj)











































