Go-Jek Merambah Surabaya, Peminat Membludak

Go-Jek Merambah Surabaya, Peminat Membludak

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Kamis, 20 Agu 2015 09:42 WIB
Go-Jek Merambah Surabaya, Peminat Membludak
Foto: Foto: Muhlisin (pasangmata.com)
Jakarta - Setelah sukses membuka lapangan kerja di Jakarta, kini Go-Jek menarik peminatnya di Surabaya. Pendaftarnya pun membludak.

Ratusan orang memadati salah satu ruko di kompleks Mangga Dua Jl Jagir Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur. Mereka beramai-ramai membawa berkas dan dokumen untuk mendaftar Gojek.

Menurut salah satu pendaftar, Muhlisin, pendaftaran Go-Jek itu sudah dibuka sejak Juli lalu. Hanya saja saat itu belum banyak peminatnya. Barulah setelah seminggu belakangan, Go-Jek diserbu peminat setelah disorot media nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa tahu bisa dapat pendapatan lebih besar seperti yang dikabarkan selama ini," kata Muhlisin saat berbincang, Kamis (20/8/2015).

Membludaknya peminat Go-Jek terlihat saat Muhlisin memotret proses pendaftaran pada Selasa (18/8) lalu. Muhlisin dan ratusan orang mengantri sejak pukul 06.00 WIB untuk mendaftarkan diri sebagai pengemudi Go-Jek.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai teknisi aplikasi pendidikan anak untuk android ini menceritakan bahwa sehari sebelumnya ia sudah datang untuk mendaftar sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, saat itu ia sudah kehabisan nomor antrean sehingga harus kembali keesokan harinya.

"Selanjutnya saya datang pukul 06.00 WIB. Itu pun sudah ramai. Untung saya masih dapat nomor antrean," terangnya.

Berbekal berkas lamaran, fotokopi SIM, STNK dan KK, Lisin mencoba mengadu nasib mencari penghasilan yang lebih baik. Ia berharap pagi hingga siang ia masih bisa bekerja formal namun di sore hari hingga malam ia bisa mengojek. Setelah mengantri 6 jam, ia akhirnya berhasil mendaftarkan diri.

"Semoga bisa diterima karena saya berharap bisa mendapat penghasilan tambahan dari sini," ucapnya.

Banyaknya pendaftar membuat proses pendaftaran sempat rusuh. Akhirnya, pihak panitia berjanji mengganti proses pendaftaran dengan sistem SMS. Namun, belum diketahui apakah pengubahan sistem pendaftaran ini dilakukan atau masih berlaku manual. (mnb/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads