Kapolres Pangkep AKBP Mohammad Hidayat yang dihubungi detikcom menyebutkan bahwa kebakaran bersumber dari belt transport atau jembatan pengangkut batubara kasar yang panjangnya sekitar 150 meter, menuju bangunan coal mill itu.
"Api diduga berawal dari gesekan batubara lalu merembes ke belt dan terbakar sehingga membuat api makin membesar dan sulit dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran, karena posisi coal mill terbakar terletak pada bagian atasnya," tutur Hidayat.
Hidayat menambahkan, korban tewas bernama Akbar (25), sedangkan 10 korban luka bakar yaitu Ansar (26), Hamzah (33), Wahyudi (23), Haerun (43), Jamal (45), Asdar (18), Bahtiar (26), Tono (19), Surpahmi (18) dan Supriadi (18). Seluruh korban luka dilarikan ke RSUD Pangkep, serta dua rumah sakit di Makassar, yakni RS Stella Maris dan RS Awal Bross.
Foto: M Nur Abdurrahman |
Situasi di kawasan Pabrik Semen Tonasa IV yang termasuk dalam holding semen BUMN, Semen Indonesia, saat ini para petugas pemadam masih melakukan pendinginan di area pabrik. (mna/dhn)












































Foto: M Nur Abdurrahman