Impian Itu Berupa Rumah Sakit di Arab Saudi

Impian Itu Berupa Rumah Sakit di Arab Saudi

Gagah Wijoseno - detikNews
Rabu, 19 Agu 2015 22:53 WIB
Impian Itu Berupa Rumah Sakit di Arab Saudi
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Malam di Asrama Pondok Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, ketika Menkes Nila A Moeloek mengisi sambutan di acara pelepasan petugas haji. Di hadapan ratusan petugas yang memadati gedung SG-3 Nila mengungkapkan betapa butuhnya Indonesia memiliki sebuah rumah sakit haji di Arab Saudi.

"Saya ingin sekali punya rumah sakit sendiri," tutur Nila, Rabu (19/8/2015).

Jemaah haji Indonesia adalah yang terbesar dengan jumlahnya mencapai 155.200 orang tahun ini. Keberadaan RS di Arab Saudi sangat sesuai dengan  kondisi demografi jemaah haji Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jemaah banyak dari daerah. Banyak pakai bahasa daerah dan beda budaya. Kalau ke RS Arab Saudi bisa terkendala," tuturnya.

Indonesia bukan tanpa usaha mewujudkan mimpi ini. Sejumlah pejabat setempat sudah didatangi tetapi hasilnya buntu.

"Kita bertemu menteri haji. Orangnya baik, santun. Beliau minta maaf saat ini sudah ada aturan dari negaranya," kata Nila.

Arab Saudi berpendapat semua orang yang datang ke Tanah Suci adalah tamu Allah. Merupakan kewajibannya untuk melayani tamu-tamu Allah itu.

Salah satu alasan lain kenapa hanya ada balai pengobatan, bukan RS adalah standardisasi. Bahkan Nila berpesan agar petugas kesehatan haji menggunakan standard internasional dalam memberikan pelayanan  kepada jemaah.

"Standard internasional tolong diperhatikan. Jangan sampai ditutup balai pengobatannya. Nanti kita nggak punya apa-apa lagi," ujarnya. (gah/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads