Menurut pria yang berkecimpung di dunia hiburan ini, kejadian yang menimpanya itu adalah modus kejahatan. "Saya yakin ini adalah modus kejahatan, maka dari itu saya melaporkannya ke polisi," terang Ki Kusumo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/8/2015).
Dalam pelaporannya itu, Ki Kusumo ditemani 3 orang anggota Laskar Merah Putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat hal itu, Ki Kusumo pun langsung turun dari atas mobil. Para pria itu langsung menghardik Ki Kusumo dan menuduhnya telah menyerempet motor salah satu kawanannya.
Ki Kusumo dan para pemotor itu kemudian terlibat adu mulut. Para pelaku menuntut Ki Kusumo mengganti Rp 10 juta karena motor salah satu pelaku baret.
"Baret begitu doang minta Rp 10 juta. Saya yakin mereka mau melakukan kejahatan, karena sebelumnya mereka nyuruh sopir menepi," imbuhnya.
Setelah terlibat cekcok, salah satu pelaku hendak memukul Ki Kusumo, namun pria yang kerap mengenakan perhiasan akik ini menangkisnya dan membalasnya. Perkelahian itu dilerai warga sekitar.
Para pelaku pun akhirnya pergi. Namun salah satu pelaku sempat mengancam korban. "Awas lo. Bawa mobil biasa aja. Gue cariin lo nanti," kata Ki Kusumo menirukan pelaku.
Peristiwa itu sempat terekam video amatir dan diunggah ke YouTube. Dalam video berjudul "Gila!! Dikeroyok Tepar Semua Sekali Hajar! Dalam rekaman video itu tampak jelas bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
(mei/faj)











































