DetikNews
Rabu 19 Agustus 2015, 15:42 WIB

HUT ke-70 RI, Para Ilmuwan Muda Sudah Buat Buku Impian Seabad Indonesia

Nograhany Widhi K - detikNews
HUT ke-70 RI, Para Ilmuwan Muda Sudah Buat Buku Impian Seabad Indonesia Foto: www.aipi.or.id
Jakarta - Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaannya ke-70, namun para ilmuwan muda sudah membuat buku impian kala Indonesia berusia 100 tahun. Seperti apa?
 
Buku impian para ilmuwan muda itu berjudul "SAINS45: Agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia Menyongsong Satu Abad Kemerdekaan". Buku tersebut diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).  
 
Dikatakan Prof Jamaluddin Jompa, ketua tim penulis buku "SAINS 45", buku tersebut merupakan hasil brainstorming dari sekitar 200 para ilmuwan muda lintas sektor.  
 
"Kita mencoba mendefinisikan, 100 tahun Indonesia merdeka di tahun 2045, kira-kira pertanyaan krusial apa yang dibutuhkan atau perlu dituntaskan oleh bangsa Indonesia dalam rangka mempersiapkan sejarah yang lebih kuat, makmur, sejahtera, berkeadilan, dihargai oleh bangsa lain karena kemandirian dan seterusnya," tutur Prof Jamaluddin saat berbincang dengan detikcom, Rabu (19/8/2015).  
 
Nah, pertanyaan krusial seperti apa yang menggelitik para ilmuwan dan proyeksi Indonesia seperti apa yang diharapkan, Prof Jamaluddin memnberikan contoh.  
 
"Contoh saja, pertanyaan sangat mendasar, "Apa yang Menjadikan Indonesia 'Indonesia'?". Ini pertanyaan yang fundamental, kita coba menjawab hal-hal strategis dari situ. Lantas semboyan "Torang Samua Basudara" itu mempertanyakan bagaimana masalah identitas budaya lokal sebesar ini jadi kekuatan bangsa ke depan," tutur Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan ini.  
 
Kemudian, tentang penelitian sel punca atau stem cell. Di dalam "SAINS45" ini, dikemukakan skeptisisme ilmuwan, "Apalagi setelah sel punca?"
 
"Jangan ikut-ikut terus, padahal Indonesia adalah pusat informasi kehidupan, pusat keragaman hayati di laut. Kemudian tentang sel tenaga matahari, bagaiman membuat bahan perangkap energi matahari yang efektif?" papar Jamaluddin.  
 
Ada 12 tim penulis ilmuwan yang dikomandani Prof Jamaluddin menuliskan buku impian para ilmuwan ini. Buku ini diluncurkan Juli 2015 dan edisi revisinya baru 14 Agustus 2015 lalu. Ada  
 
"AIPI sebagai lembaga yang bertanggung jawab bahwa cita-cita bangsa yang sangat mulia berdaulat, sejahtera, tanpa sains yang kuat, tak akan punya inovasi yang kuat, tak bisa jadi bangsa yang besar. Hal-hal seperti ini, walaupun nggak tercapai tapi minimal bergerak ke depan," pesan dia.
 
Penasaran seperti apa buku impian para ilmuwan itu? Bisa dilihat di sini.


(nwk/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed