"Mesti dilihat kemampuan keuangan negara, kalau belum mampu ya dipending dulu," kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Victor Laiskodat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015).
Sayembara desain pembangunan itu sudah dimulai dan anggarannya memakai APBN-P 2015. Proyek itu akan diselenggarakan dengan anggaran tahun jamak, Ketua Tim Implementasi Reformasi DPR Fahri Hamzah selaku pencetus ide menyatakan anggarannya direncanakan sampai 2019.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu baik, di beberapa negara, Gedung Parlemen bahkan menjadi tempat pariwisata. Soal perencanaannya, NasDem tak ada masalah," ujar Victor.
Soal keuangan negara saat ini, Victor melihat ekonomomi Indonesia masih berat untuk mengakomodasi proyek itu. Namun bila pada tahun-tahun ke depan ekonomi Indonesia sudah membaik, maka proyek itu bisa dijalankan.
"Saat ini agak berat lah, situasi Indonesia agak tidak stabil, maka proyek musti dipending. Kalau ekonomi Indonesia sudah bagus pada 2016, ya kita bisa saja menjalankan," kata Victor.
(dnu/tor)











































