"Pak Jokowi duduk-duduk saja, ngopi-ngopi, dikomunikasikan kepada Rizal Ramli," kata Fadli saat dihubungi, Rabu (19/8/2015).
Sebenarnya Jokowi juga sudah menegur Rizal terkait kritikannya terhadap pengadaan Airbus dan proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu Megawatt. Setelahnya, Jokowi juga menegaskan bahwa tugas menteri adalah mencari solusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fadli, perbedaan pendapat seperti yang ditunjukkan Rizal sebenarnya sah-sah saja. "Bagus, ada variasi, tetapi jangan sampai membingungkan masyarakat dan investor," ujar Fadli.
Namun perdebatan itu harusnya dijaga agar tak keluar ke telinga khalayak umum. Bila kritikan Rizal bagus, berarti itu bisa bersifat produktif.
"Tentu Presiden sudah tahu latar belakang Rizal Ramli, memang perlu sosok yang bisa otokritik," ujar Fadli. (dnu/tor)










































