Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Pudji Raharjo, mengungkapkan, setelah evakuasi dengan heli tidak memungkinkan dilakukan sejak pagi, Pangdam XVII/Cenderawasih memberikan 3 opsi evakuasi. Pertama tetap menggunakan heli dengan menunggu cuaca membaik, kedua menggunakan darat sampai pada tempat yang bisa dicapai kendaraan, dan terakhir berjalan kaki hingga ke posko di Bandara Oksibil.
"Dari laporan pihak Kodim di sana, cuaca masih ekstrem, sehingga opsi ketiga dilakukan. Sebelum pukul 12.00 Wit sudah 4 jenazah diangkut dengan berjalan kaki. Satu jenazah dibawa oleh 15 orang," katanya di Base OPS Lanud Bandara Sentani, Jayapura, Rabu (19/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan, berdasarkan informasi yang dapatkan, cuaca masih berkabut dan hujan. "Kalau pesawat bisa mendarat di bandara, tetapi heli menuju lokasi jatuhnya pesawat tidak bisa terbang," katanya.
Lama perjalanan darat dari lokasi jatuhnya pesawat ke kota Oksibil di perkirakan 5-6 jam, dimana berjalan kaki sekitar 4 -5 jam, dan naik kendaraan truk sekitar 1 jam. (try/try)











































