Seperti kisah kali ini yang mungkin akan menggelitik para pembaca. Kisah ini diceritan oleh anak bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari, saat mendampingi ibunya, Sinta Nuriyah dalam sesi wawancara santai dengan detikcom akhir pekan lalu.
Ceritanya begini. Gus Dur kala itu biasa kerja hingga larut dan baru akan tidur jika sudah pukul 01.00 WIB malam. Keluarga yang khawatir akan kesehatan Gus Dur sampai harus memutar otak agar Gus Dur tidak tidur larut malam setiap harinya.
"Bapak itu kan tidur jam 01.00 WIB nanti jam 04.00 WIB bangun lagi mulai aktivitas. Jadi gimana caranya biar Bapak bisa tidur jangan malam-malam. Jadi kita mengeset bagaimana caranya supaya Bapak bisa tidur sebelum jam 01.00 WIB," kisah Inayah di rumahnya di Jalan Warungsila No 1 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015).
Foto: Dikhy Sasra |
Akhirnya keluarga meminta kepada siapapun yang ditanya Gus Dur harus menjawab pukul 01.00 WIB. Padahal saat itu baru pukul 23.00 WIB atau 00.00 WIB.
"Bapak tanya jam berapa, ajudannya jawab mohon izin Pak jam 01.00 WIB. Oh yau dah deh kita istirahat," kisah Inayah menirukan ucapan Gus Dur.
Kejadian itu terus berulang hingga akhirnya pada satu malam "kebohongan putih" itu terbongkar. Gus Dur mungkin merasa aneh dengan jawaban ajudan yang selalu mengatakan pukul 01.00 WIB setiap ditanya.
"Suatu hari Bapak nanya jam berapa, terus dijawab mohon izin jam 01.00 WIB pagi Pak. Terus bapak ngeluarin jam, ternyata Bapak itu minta beliin jam yang bisa bunyi sama ajudannya. Pas dipencet jamnya bunyi eleven o'clock. Terus Bapak bilang ahh Gombal," cerita Inayah sambil tertawa.
"Ahahaha ketahuan deh dikibulin. Hal itu cukup lama (dilakukan), mungkin Bapak bingung kenapa setiap ditanya selalu bilang jam 01.00 WIB," tambahnya.
![]() |












































Foto: Dikhy Sasra