Jakarta - Dishub DKI menyoal rekrutmen besar-besaran Go-Jek di Senayan beberapa waktu lalu. Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) justru sebaliknya, dia malah tidak ingin mempersoalkannya karena layanan ojek berbasis aplikasi tersebut mampu menaikkan taraf hidup ojek pangkalan (opang) di Ibu Kota.
"Dulu kita harap dia bisa membantu menaikkan taraf hidup tukang ojek yang belum mengerti aplikasi," ujar Ahok di Pasar Manggis, Jl Guntur, Setiabudi, Jaksel, Rabu (19/8/2015).
"Makanya saya kan bicarakan supaya cari solusi. Jujur saja ojek itu kerjaan tambahan yang baik sebetulnya. Kalau bus kita sudah baik, ojek akan tersegmentasi dengan baik," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun menceritakan ada beberapa temannya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menjadi pengemudi ojek untuk menyambung hidup. Oleh karena itu dia pun tidak melarang pengoperasian ojek di Ibu Kota selama mengikuti aturan.
"Ya tutup-tutup sebelah mata saja lah. Kalau Go-Jek saya dukung," tutup dia.
(aws/dra)