Tim DVI Terima Sampel DNA 16 Keluarga Korban Trigana Air

Tim DVI Terima Sampel DNA 16 Keluarga Korban Trigana Air

Andri Haryanto - detikNews
Rabu, 19 Agu 2015 11:52 WIB
Tim DVI Terima Sampel DNA 16 Keluarga Korban Trigana Air
Proses evakuasi korban Trigana Air di Pegunungan Bintang, Papua/Foto: Basarnas Heronimus Guru
Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) baru menerima 16 sampel pembanding DNA dari keluarga korban Trigana Air. Pihak Kedokteran Kepolisian (Dokpol) masih menunggu sampel DNA dari keluarga korban lainnya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Papua yang juga DVI Commander untuk Trigan Air, Komisaris Besar Ramon Amiman mengatakan hingga hari ini sudah terkumpul data antemortem dari 51 korban kecelakaan Trigana Air.

"Namun untuk sampel DNA kami baru menerima 16 sampel pembanding, karena dari 51 yang memberikan data antemortem, bukan keturunan langsung dengan korban," kata Ramon saat dihubungi detikcom, Rabu (19/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampel DNA pembanding, Ramon menjelaskan, disyaratkan untuk keturunan langsung, seperti anak atau orangtua korban. Langkah ini merujuk pada standar kerja DVI internasional.

Baca juga Infografis: Petaka Trigana Air di Pegunungan Papua

Guna mempercepat proses pengumpulan sampel pembanding DNA, tim DVI akan jemput bola kepada para keluarga korban untuk meminta sampel pembanding tersebut.

Dihubungi terpisah, Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Arthur Tampi mengatakan, pengambilan sampel DNA adalah untuk lebih memastikan identitas korban, apabila data primer korban tidak bisa mengidentifikasi jenazah. Data primer yang dimaksud adalah struktur gigi, sidik jari, atau rekam medis korban.

"Kalau sampai melakukan pemeriksaan DNA, keluarga harap bersabar menunggu. Prinsip kerja DVI tidak boleh salah identifikasi jasad orang, jadi kami melakukan identifikasi sesuai standar internasional," ujar Arthur. (ahy/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads