Salah satu urusan yang cukup mengganggu bagi warga Tangsel yakni jatah preman saat membangun rumah. Ada saja ormas yang datang meminta uang keamanan biaya bangun rumah. Bila tak diberi, ormas itu akan menghambat proses pembangunan rumah, mulai dari mengancam pekerja hingga menghalangi bahan bangunan menuju ke rumah.
Seperti dituturkan, Doni, warga Pamulang yang mesti menyiapkan sejumlah uang jago saat hendak membangun rumah. Dia mengaku, pemborong meminta menyiapkan sejumlah uang karena biasanya ada ormas yang akan datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita uang jago untuk membangun rumah ini bukan hanya dialami Doni. Seorang warga Bintaro, Dwi mesti keluar uang hingga ratusan ribu rupiah, untuk membayar pengamanan kepada Ormas.
"Padahal IMB semua sudah lengkap. Tiba-tiba datang Ormas ngancem-ngancem mau nutup jalan, ya terpaksa keluar duit," urai Dwi yang pembangunan rumahnya sudah rampung.
Urusan jatah uang preman untuk bangun rumah ini memang tengah ramai. Tengok saja di laman YouTube, ketik 'rekaman pemalakan ormas ke warga yang bangun rumah'. Di video itu terpampang jelas praktik permintaan uang. Tak jelas memang apakah orang-orang itu mengaku dari ormas atau benar-benar dari ormas.
Nah, dengan kehadiran Polres Tangsel semoga saja persoalan Ormas bisa diselesaikan. Warga pun bisa tenang tinggal.
(dra/dra)











































