"Terima kasih Pak Jangga, bilang terserah lah Benhil mau diapakan saya juga mau minta berhenti. Saya minta Pak Jangga jangan berhenti dulu beresin pasar, siapkan anak muda yang bisa jadi penerus bapak sistem ATM. Beliau sanggupkan itu," ujar Ahok saat memberi sambutan dalam rangka peresmian Pasar Manggis, Jl Guntur, Setiabudi, Jaksel, Rabu (19/8/2015).
"Terakhir saya baru tahu beliau keluarganya Pak Lubis, Pangdam Jaya. Itu yang bikin Pak Jokowi terkesan. Ini malah Pak Lubis yang bilang ke Pak Jokowi kalau Pak Jangga mau berhenti. Ini bukan strategi sandiwara, asli ini. Orang Sumatera nggak bisa pura-pura apalagi hati yang ngomong," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun memperkenalkan Dirut PD Pasar Jaya yang baru yakni Luthfi Rachman. Ahok berharap di bawah kepemimpinannya bisa lebih baik lagi dalam pembenahan pasar.
"Untuk Pak Jangga selamat, kami terima pemunduran kami dan terima penggantinya Pak Luthfi. Ini anak muda asli dari pasar. Kita harapkan PNS semua contoh Pak Jangga, beliau ngerti memotong masa lalu dan menatap masa depan lebih baik," kata Ahok.
"Di Jakarta PNS banyak baik dan pintar. Kalau baik sama saya ketawa-ketawa saja kok. Yang ngeyel nantang saya ajak nantang juga," lanjutnya.
Sebelumnya, dalam sambutannya Jangga Lubis sempat memberi salam perpisahannya. Jangga sudah menjalankan program yang telah ditugaskan Ahok.
"Saya pikir tugas saya sudah selesai," kata Jangga.
Dia menyebut di Pasar Manggis ini ada 380 tempat usaha. Yang sudah terisi sebanyak 283 kios dan 93 sisanya belum.
Sebelum diresmikan, pasar tersebut sudah beroperasi lebih dulu sejak 6 bulan lalu. Rencananya setelah ini PD Pasar Jaya akan membongkar Pasar Rakyat di Bendungan Hilir (Benhil), Jaksel. (aws/aan)











































