Evakuasi dilakukan sejak pukul 06.00 WIT, Rabu (19/8/2015). Sejumlah anggota Basarnas mengumpulkan satu persatu jasad korban. Mereka dimasukan ke kantong jenazah hitam bertuliskan Basarnas. Belum diketahui mengenai kondisi jasad para korban.
Baca juga Infografis: Petaka Trigana Air di Pegunungan Papua
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cuaca pagi ini kurang bersahabat. Sekarang ada 3 alternatif (proses evakuasi), 2 alternatif lewat udara, 1 lewat darat," ujar Soelistyo saat dihubungi detikcom, Rabu (19/8/2015) pagi.
"Kalau cuaca tidak bersahabat tetap, alternatif akan lewat darat," lanjutnya.
Namun menurut Soelistyo, apabila pada siang hari nanti cuaca membaik, maka proses evakuasi akan ditempuh lewat jalur darat dan udara. "Kalau siang cuaca membaik, darat dan udara akan dilakukan bersama-sama," tuturnya. (ega/yds)










































