Kediaman Kapten Pilot Trigana Air Ramai oleh Pelayat

Kediaman Kapten Pilot Trigana Air Ramai oleh Pelayat

Aditya Fajar - detikNews
Selasa, 18 Agu 2015 22:04 WIB
Kediaman Kapten Pilot Trigana Air Ramai oleh Pelayat
Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Suasana duka terlihat di kediaman Kapten Hasanudin (60) di Kampung Bitung Rt 02 Rw 05, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Tangerang. Almarhum merupakan pilot pesawat Trigana Air yang jatuh di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Pantauan detikcom, Selasa (18/8/2015) pukul 20.21 WIB warga terus berdatangan ke rumah duka, suara pengajian terdengar dari dalam rumah dua tingkat dengan cat krem di bangunannya. Karangan bunga terus mengalir berdatangan diantaranya merupakan ucapan turut berduka dari direksi dan staf trigana air, serta Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar.
suasana rumah duka Kapten Hasanudin

Menurut keterangan dari Ridwan Iskandar (36) salah seorang keponakan dari almarhum, belum menerima informasi kapan jenazah akan diantar diantarkan ke rumah duka. Dikarenakan masih dalam proses evakuasi dari lokasi.

"Mohon dimaklumi. Kami juga belum menerima kabar pasti, kapan Almarhum akan dibawa ke rumah duka. Ini kita sedang menyiapkan tenda untuk pengajian, karena keluarga dan kerabat berdatangan," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencananya Almarhum akan dimakamkan di TPU Kebon Nanas, Bitung, sekitar 200 meter dari kediaman," imbuhnya.
Β 
Almarhum meninggalkan istri Siti Zaenab (48) dan tiga orang anak. Anak pertama Novianti, dan diketahui dua putranya Misbachul Ardi, dan Rayhan Hasrawardana juga merupakan pilot dari Trigana Air Service.

Pesawat terbang Trigana Air rute Sentani-Oksibil yang hilang kontak sesaat setelah lepas landas pukul 14.22 WIT pada Minggu (16/8) lalu. Pesawat yang mengangkut 49 orang penumpang dan 5 kru pesawat jatuh dan hancur. Seluruh jasad korban sudah ditemukan dan akan dievakuasi ke Bandara Oksibil sebelum dibawa ke RS Bhayangkara, Jayapura. (ega/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads