Visual Flight Jadi Cara Pilot Jelajahi Langit Papua

Visual Flight Jadi Cara Pilot Jelajahi Langit Papua

Fajar Pratama - detikNews
Selasa, 18 Agu 2015 20:39 WIB
Visual Flight Jadi Cara Pilot Jelajahi Langit Papua
Foto: Elza Astari/detikcom
Jakarta - Medan di Papua dinilai sangat berat. Pegunungan yang memenuhi kawasan itu dan cuaca yang kerap cepat berubah menjadi tantangan. Tak heran bila para pilot di Papua dengan pesawat perintis adalah mereka yang memiliki pengalaman terbang tinggi.

"Pilot Hasanudin yang di Trigana ini (yang mengalami kecelakaan-red) saya kenal, dia pilot yang berpengalaman. Sejak jadi co pilot hingga pilot senior dia di Papua," jelas Captain Pilot, Adhy Gunawan, Selasa (18/8/2015).

Adhy yang juga pengurus federasi pilot Indonesia ini mengungkapkan, bahwa medan di Papua yang berat dan terbatasnya informasi cuaca membuat para pilot terlatih menggunakan visual flight.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Papua itu dengan mata telanjang, visual flight. Tidal ada fasilitas weather, komunikasi juga terabits," urea dia.

Karenanya amat perlu perbaikan teknologi di Papua, pertama soal listrik sehingga bisa melakukan komunikasi. Dan juga prediksi cuaca dari BMKG yang amat diperlukan.

"Di sana komunikasi agak sulit, kemudian weather station banyak nggak ada," ungkap Adhy yang pernah terlibat membuat rute aman penerbangan di Papua.

Sebagai gambaran, terkadang di Papua tiba-tiba muncul kabut, sehingga pesawat masuk kabut dan hanya mengandalkan mata saja. "Banyak yang harus dibenahi di Papua. Infrastruktur, listrik, komunikasi, dan fasilitas," tutup dia. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads