"Kan satu tahunnya tanggal 1 Oktober ya perkiraan saya Oktober. Yang tahu persis pastinya Presiden," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno, kepada detikcom, Selasa (18/8/2015).
Menurut Hendrawan, reshuffle kabinet gelombang pertama belum memenuhi ekspektasi publik. Hal ini dinilai Hendrawan wajar karena Presiden memang tak melakukan reshuffle besar-besaran agar tak terjadi gejolak politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Hendrawan meyakini Presiden mendengarkan aspirasi publik. Apalagi masyarakat juga paham betul mana menteri yang bekerja dengan baik yang belum optimal.
"Tapi kan publik memiliki harapan yang lebih besar, buktinya reaksi pasar kan adem ayem.
Mengapa demikian, karena pasar memiliki ekspektasi berbeda, orang kan tahu mana menteri yang tidak kompeten, tidak sesuai bidang dan kewenangannya," kata Hendrawan.
Hendrawan yakin pada saatnya nanti Presiden akan melakukan perombakan total kalau memang banyak menteri yang tak optimal.
"Presiden kan memegang rapor kinerja menteri. Dan yang jelas Presiden kan mempunyai kewajiban untuk membangun dream team, kabinet impian bukan kabinet bermimpi," pungkasnya. (van/nrl)











































