"Awalnya ada sinyal HP pilot. Besoknya di-searching ketemu," kata Deputi Bidang Operasional Basarnas Heronimus Guru di Gedung Basarnas, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakpus, Selasa (18/8/2015).
Heronimus menjelaskan, sinyal ponsel milik pilot tersebut hanya terlacak sesaat. Tak lama setelah itu sinyal kembali hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keesokan harinya, Kabasarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo dan tim dari Trigana menyisir lokasi menggunakan pesawat. Mereka melihat area jatuhnya pesawat bernomor penerbangan IL 257 tersebut.
"Setelah itu di-crosscheck dengan pesawat lain lagi. Pesawat SusiAir juga dikirim," terangnya.
Sebab menurutnya jika hanya berlandaskan laporan warga, tidaklah logis. Mengingat lokasi yang cukup jauh dari pemukiman dengan medan berbukit-bukit, normalnya, para warga tak mungkin mendengar atau melihat langsung pesawat jatuh.
"Tapi ya memang benar juga lokasi dugaan warga itu," ucap dia.
(kff/nwy)











































