Kadis Pertamanan dan Pemakaman Targetkan 14 Makam Online September

Kadis Pertamanan dan Pemakaman Targetkan 14 Makam Online September

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 18 Agu 2015 16:46 WIB
Kadis Pertamanan dan Pemakaman Targetkan 14 Makam Online September
Foto: Ayunda
Jakarta - Sistem online telah diterapkan di TPU Tegal Alur I dan II, TPU Tanah Kusir serta TPU Pondok Rangon. Ada 14 makam lagi yang akan dibuat sistem online pada September 2015 ini.

Kadis Pertamanan dan Pemakaman DKI Ratna Dyah berpendapat sistem elektronik bisa mengurangi pungutan liar yang kerap terjadi di areal pemakaman. "Dengan adanya makam online nggak ada lagi yang pungli. Masyarakat langsung ke PTSP saja. Kalau ada yang meninggal, dia buka makam kosong di mana. Kasih tahu PTSP kasih tahu yang bersangkutan," kata Ratna saat dihubungi, Selasa (18/8/2015).

Adapun alasan pemilihan 3 TPU tersebut dikarenakan dinilai paling siap secara sistem. "Tambah lagi sekitar 14 makam yang di-online-kan di seluruh DKI. (3 TPU) ini datanya yang paling lengkap dulu, harus siap datanya baru kita uji coba dulu. Kalau bagus, kita lanjut mungkin September," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini lagi mau dibuat retribusi online. Maksimal Rp 100 ribu. Ini kan lagi masa transisi, jadi nanti akan dibuat retribusi online. Dalam sehari pasti selesai kan one day service," tutup dia.

Sebelumnya, Ahok sempat menyoroti banyaknya pungli terjadi di pemakaman. Di mana, banyak orang yang mengalami kesulitan mendapatkan makam karena dipungut biaya besar.

"Kita hari ini izin makam elektronik. Orang ngeluh banyak calo kuburan. Banyak yang isinya kosong sebenarnya. Ada teman dapat tempat di depan, katanya bayar Rp 15 juta supaya dapat. Jadi kita belum merdeka 70 tahun masih di ancam penjahat berbaju pejabat," kata Ahok. (aws/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads