Soal anggaran 7 proyek yang belum dibahas ini terungkap dari keterangan Wakil Sekjen DPR Ahmad Djuned. Dia mengatakan anggaran 7 proyek tersebut baru akan dibahas tahun depan.
"Rencananya, anggarannya dimasukkan tahun depan, bersifat multiyears. Yakni APBN 2016 sampai 2017," kata Ketua Tim Pembangunan Gedung DPR yakni Wakil Sekjen DPR Ahmad Djuned saat dihubungi, Selasa (18/8/2015). "Belum," jawab Djuned saat ditanya jumlah anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca: DPR Sayembarakan Desain Kompleks Parlemen, Total Hadiah Rp 500 Juta
Dari keterangan yang diperoleh, anggota 7 proyek tersebut sudah ada yang masuk ke APBN-P 2015. Dari sayembara desain arsitektur Kompleks Parlemen, terungkap bahwa sudah ada anggaran pra-rancangan senilai Rp 6,175 miliar.
7 Proyek DPR disorot setelah Presiden Jokowi batal menandatangani prasastinya Jumat (14/8) lalu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut Presiden Jokowi ingin semua hal terkait proyek ini 'clear' lebih dulu sebelum menandantangani prasasti. Baca: Menengok Lagi 7 Proyek DPR yang Peresmiannya Batal Diteken Presiden
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menegaskan Presiden Jokowi sudah lama menyetujui 7 proyek tersebut. Fadli menyebut Jokowi sudah setuju sejak setengah tahun lalu.
"Setuju kok, karena sudah ada surat persetujuannya, resmi," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2015).
(tor/dnu)











































