"Ada yang melaporkan sejumah uang itu ada di situ dalam kondisi sebagian terbakar hangus, ada sebagian masih bisa diselamatkan. Kalau tidak salah. Saya belum lihat sendiri," ucap Soelistyo kepada wartawan di Base Ops Lanud Jayapura, Selasa (18/8/2015).
Soelistyo menginstruksikan tim SAR untuk mengamankan uang tersebut bersama dengan black box. "Jadi teka-teki soal itu sudah terjawab," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fisik black box maupun uang, saya berharap besok (bisa dievakuasi). Khusus black box besok saya akan serahkan resmi ke Ketua KNKT. Ini adalah ketentuan," ucapnya.
Sebelumnya Menhub Ignasius Jonan mengatakan uang Rp 6,5 miliar yang ada di pesawat sudah ditemukan tim gabungan. Namun kondisi uang itu sudah hangus tak beraturan.
"Sudah diamankan. Kondisinya sayangnya tidak utuh. Sudah hangus enggak beraturan," kata Menhub Jonan di Jayapura, Selasa (18/8/2015). Meski sudah dalam kondisi hancur, serpihan uang itu tetap dibawa. Uang itu harus disertakan dalam laporan penemuan.
Uang negara sebanyak itu dibawa oleh empat petugas PT Pos yang berangkat dari Sentani, Jayapura. Uang itu disimpan di dalam 4 tas. PT Pos menyatakan bahwa uang itu telah diasuransikan sehingga masyarakat miskin pemilik kartu PSKS tetap akan menerima dana dari pemerintah tersebut.
(bar/slh)











































