Kepala KNKT Tatang Kurniadi mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan sesuai dengan tahapan prosedur tetap (protap) yang dimulai dari pemetaan kondisi kejadian, melakukan notifikasi, membuat laporan final dan kemudian memberikan rekomendasi.
Diduga black box milik pesawat yang jatuh saat terbang dari Jayapura menuju Oksibil ini, tidak berfungsi atau pun habis masa baterainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tatang menyebut pesawat jenis ATR 42 laik terbang dan termasuk buatan terbaru dari Prancis.Β "Jenis pesawat ini cocok digunakan di Papua dengan landasan pendek. Sehingga pemerintah ingin memajukan Papua dan menganjurkan agar jenis pesawat ATR itu yang dipakai di Papua," katanya.
Tatang menyebut penyelidikan akan menelusuri berbagai kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat.Β "Pesawat jenis ini tidak ada masalah, kemungkinan akibat lain untuk itu masih kita lakukan penyidikan," ujarnya.
(fdn/fdn)











































