Salah satu mantan stafsus Andi Widjajanto, Jaleswari Pramodhawardani, mengatakan bahwa Tupoksi stafsus itu melekat di Seskab yang mengangkatnya.
"SK (surat keputusan) pengangkatan kami ditandatangani Seskab Andi Widjajanto. Wajar jika Seskab diganti, kami bertiga, saya, Alexander Lay dan Makmur Keliat juga ikut mundur," kata Jaleswari kepada detikcom, Selasa (18/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tujuan pengunduran diri itu adalah agar Seskab baru dapat segera membentuk tim stafsusnya yang akan mendukung kerja Seskab ke Presiden.
"Kami sadar dan paham betul tim stafsus ini terbentuk selain karena profesionalitasnya juga punya hubungan kerja yang pas dengan Seskabnya. Untuk kebutuhan inilah kami segera mundur," kata perempuan yang biasa disapa Dhani itu.
"Kami ingin Seskab baru dapat segera bekerja efektif membantu Presiden. Ini perlu kami lihat bersama sebagai pergantian yang normal dalam birokrasi," tambah Dhani.
Bagaimana jika Sekretaris Kabinet yang baru Pramono Anung Wibowo kembali meminta mereka menjadi staf khusus?
"Saya yakin Mas Pramono Anung Seskab yang mumpuni, mengingat pengalaman panjangnya dalam organisasi partai, dan sudah punya tim yang profesional dan klik dengan beliau," tutup Dhani yang juga pakar di bidang militer ini. (erd/nrl)










































