Hadiri Pekan ASI Sedunia, Menko Puan Minta Seluruh Kantor Sediakan Ruang Ibu Menyusui

Hadiri Pekan ASI Sedunia, Menko Puan Minta Seluruh Kantor Sediakan Ruang Ibu Menyusui

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 18 Agu 2015 11:18 WIB
Hadiri Pekan ASI Sedunia, Menko Puan Minta Seluruh Kantor Sediakan Ruang Ibu Menyusui
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)Puan Maharani menghadiri acara Pekan ASI sedunia yang diprakarsai Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Puan meminta seluruh kantor lembaga/kementerian untuk menyediakan ruang menyusui yang nyaman bagi para ibu.

Acara peringatan Pekan ASI sedunia dengan tema 'Bekerja dan Menyusui: Ayo Dukung!' itu digelar di Gedung Telkom, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2015).

IDIA yang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia juga menggunakan video conference langsung ke 6 Provinsi lainnya seperti Medan, Bandung, Yogyakarta, Karawaci, Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa tadi hanya 42 persen ibu yang menyusui anaknya, tentu banyak hal yang membuat mereka nggak mau, saya yakin itu bukan nggak mau, tapi sarana dan prasarana, dan good will dari bosnya," kata Puan dalam sambutannya.

Tampak hadir Ketua IDIA DR dr Amande Pulungan, Direktur Teknis Telkom Indonesia Muhammad Awaluddin, Direktur Bina Gizi Dirjen Bina Gizi Kementerian Kesehatan RI dan lainnya.

"Bahwa globalisasi, moderinasi jangan membuat kita lupa kodrat, hakekat kita sebagai perempuan. tentang gerakan ibu menyusui, bagaimana kondisi saat ini di kantor-kantor, di instansi sarana dan pra sarana untuk ibu menyusui," sambungnya.

Politikus PDIP itu juga sempat mengecek ruangan ibu menyusui yang ada di lantai 6 Gedung Telkom. Dengan adanya Pekan ASI sedunia ini, Puan berharap kantor-kantor baik kementerian, lembaga maupun lainnya di seluruh Indonesia menyediakan ruangan yang layak untuk ibu menyusui.

"Saya berharap dengan adanya pekan asi sedunia ini, bukan hanya disini, bukan hanya di DKI, saya berharap semua kementerian lembaga yang ada di Indonesia bisa pro aktif membuka pojok-pojok ASI bagi seluruh ibu-ibu yang menyusui di kantornya maupun di tempat-tempat umum lainnya," pintanya.

Untuk itu, Puan meminta dukungan dari kementerian dan lembaga untuk segera bisa memberikan ruangan bagi ibu-ibu menyusui di kantor masing-masing. Bahkan kalau dimungkinkan juga menyediakan ruangan untuk penitipan anak yangย  bersih, nyaman, dan aman.

"Jadi gerakan ibu menyusui merupakan salah satu gerakan yang harus dilakukan, sebagai salah satu gerakan revolusi mental bahwa anak-anak indonesia itu memang akan diberikan sesuatu yang baik sejak dini, sejak dalam kandungan, kemudian lahir diberikan vitamin oleh ibunya," katanya.

(idh/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads