Kabasarnas: Tim akan Evakuasi Korban Secepatnya dan Cari Black Box

Pesawat Trigana Air Jatuh di Papua

Kabasarnas: Tim akan Evakuasi Korban Secepatnya dan Cari Black Box

Herianto Batubara - detikNews
Selasa, 18 Agu 2015 08:44 WIB
Kabasarnas: Tim akan Evakuasi Korban Secepatnya dan Cari Black Box
Foto: Herianto Batubara
Jayapura - Sejauh ini, sudah ada 4 orang tim SAR yang berhasil masuk ke lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya (Marsdya) FHB Soelistyo berharap tim darat bisa segera sampai agar korban dievakuasi.

"Tugas pokok rescuer, evakuasi korban secepatnya. Sebagian lagi akan bertugas mencari black box entah itu flight data recorder (FDR) atau cockpit voice recorder (CVR)," kata Soelistyo dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Jayapura, Selasa (18/8/2015) pagi.

Di lokasi juga hadir Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kapolda Papua Paulus Waterpauw, Wakapolda Papua Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja, Ketua KNKT Tatang Kurniadi, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Herry Dosinaen, Kepala SAR Jayapura Ludiyanto, Pihak Trigana Air, pihak Lanud Sentani, Kemenhub, TNI, dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencarian FDR dan CVR itu menurut Soelistyo sangat penting. Terutama untuk penyelidikan KNKT nantinya untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Sejauh ini, jelas Soelisyo, baru ada 4 orang tim SAR yang berhasil sampai ke lokasi puing pesawat Trigana Air di pedalaman hutan di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, Papua. Tim darat dan bantuan tim udara masih bergerak ke lokasi.

Tim darat menurut Soelistyo cukup sulit mencapai lokasi puing Trigana Air. Sejak semalam tim sudah berjarak sekitar 4 km lagi dari lokasi. Pagi tadi tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, dan masyarakat yang hapal wilayah tersebut sudah bergerak.

"Dalam seribu meter, mereka (tim SAR darat) butuh 1 jam. Dengan jarak 4 km, paling cepat antara 4-5 jam sampai di sasaran," imbuh Soelistyo. Dia juga berharap cuaca di lokasi penemuan puing bersahabat agar memudahkan pencarian.

(bar/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads