"Kami telah memastikan 98 persen lokasi titik jatuhnya pesawat Trigana Air di Okbape, Pengunungan Bintang. Tinggal 2 persen lagi apabila tim sudah turun di lokasi," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya Pnb FHB Soelistyo dalam jumpa pers, Senin (17/8/2015) sore di Base Off Lanud Jayapura.
Lokasi puing |
Menurut Soelistyo, kondisi yang terlihat dari gambar udara yang diambil Tim hanya terlihat puing-puing pesawat yang sangat kecil, bahkan diduga pesawat setelah menabrak pohon di pengunugan berkali-kali lalu masuk dalam lebatnya hutan. "Luas lokasi jatuhnya 20 meter x 100 meter dan terlihat ada asap," katanya.
Ketika ditanyakan apakah pesawat setelah menabrak pohon/gunung kemungkinan terbakar, secara tidak pasti Soelistyo mengatakan, ketika ada asap berarti ada api dan bila ada api berarti kemungkinan terbakar, apalagi pesawat memiliki fuel," tandasnya.
Foto yang diambil Tim SAR, diduga pesawat menabrak pohon-pohon dan tidak menabrak tebing. "Pesawat sepertinya beberapa kali menabrak pohon lalu jatuh," ujar Bambang yang didampingi Sekda Provinsi Papua, Heri Dosinaen, Direktur Operasional Trigana Air, Beny Sumariyanto , Kepala SAR Jayapura, Ludiyanto, Wakapolda Papua, Bringjen Pol. Albert Rudolf Rodja.
Soelistyo juga mengakui bahwa hingga saat itu Tim SAR belum bisa mencapai lokasi akibat hujan lebat dan kabut menyebabkan jarak pandang hingga 1 meter saat ini mereka diperkirakan sudah berada di jarak 1,5 km dengan lokasi. (nrl/nrl)












































Lokasi puing