"Kami dari keluarga Ika, pramugari. Saya kakak ipar, dia yang kakaknya," kata seorang wanita berkerudung yang menolak menyebutkan namanya saat ditemui di kantor Trigana, Kalimalang, Jakarta Timur, Minggu (16/8/2015) malam.
Kakak pramugari Ika yang datang adalah laki-laki berbadan tegap dan mengenakan kaos oblong dan celana jeans. Saat ditanya soal peristiwa kecelakaan udara yang menimpa pesawat Trigana Air di Papua, dia hanya bungkam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat Trigana Air yang hilang kontak di Distrik Oksibil, Papua berpenumpang 49 orang. Pesawat jenis ATR itu diawaki 2 pramugari, Dita dan Ika, sedangkan pilotnya adalah Kapten Hassanudin.
Kementerian perhubungan, dalam jumpa pers malam ini mengutip informasi dari masyarakat menyebut bahwa pesawat Trigana Air rute Jayapura-Oksibil menabrak gunung di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Tim SAR, akan melakukan pencarian mulai besok pagi. Selain itu, tim TNI dan Polri yang dipimpin Kapolres Pegunungan Bintang akan menyusuri jalan sepanjang 25 kilometer untuk mencari pesawat itu.
(kha/fdn)











































