Keduanya adalah warga Kelurahan Kemirimuka, Beji, Depok. Keluarga mereka ikut dalam proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan sekitar pukul 11.45 WIB, Minggu (16/8/2015).
Keluarga masih belum bisa memberikan keterangan apapun kepada media. Namun menurut keterangan kepada Basarnas Sukabumi, korban Brilyandi bekerja sebagai security dan Fahmi karyawan salah satu Supermarket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua foto korban tenggelam |
Dari keluarga Brilyandi ada adik, paman dan kakak iparnya. Sementara dari keluarga Fahmi yang ikut pencarian ada 3 orang berstatus paman korban. "Update terakhir foto di profil BBM Briliyandi menunjukan dia ada di lokasi ini, menurut keluarga korban sudah beberapa kali bermain ke sini," lanjut Aulia.
Saat ini Tim SAR Gabungan dari Basarnas, TNI AL, Satpolair, Balawista dan Balawista masih melakukan pencarian. "Kita turunkan 3 unit speedboat dan perahu karet untuk menyisir hingga ke tengah laut, sempat beberapa kali dihentikan karena tingginya ombak," tutup Aulia.
Sementara itu satu korban meninggal yaitu Wahyu Riano (23) jenazahnya masih berada di Instalasi kamar jenazah RSUD Jampang Kulon belum dijemput pihak keluarga, korban diketahui berstatus sebagai Mahasiswa dan tinggal di Grogol, Petamburan Jakarta Barat.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat wisatawan terseret keganasan ombak pantai selatan setelah terlihat bermain di sekitar bibir pantai.
Satu di antara mereka yaitu Muhammad Ikbal (23) berhasil menyelamatkan diri, Tim SAR yang melakukan penyelamatan menemukan Wahyu Riano sudah meninggal dunia. Dua korban lainnya hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian. (mad/mad)












































Dua foto korban tenggelam