Hibur Anak Aceh, World Vision Datangkan Badut
Jumat, 25 Feb 2005 06:29 WIB
Jakarta - World Vision (WV) mendatangkan badut (eros) untuk menghibur anak-anak di beberapa tempat pengungsian di Aceh Besar dan Banda Aceh. Tujuannya untuk mengalihkan perhatian mereka dari kesedihan."Kedatangan Eros di Aceh misinya sama ketika dia datang di Kosovo dan Kontinegro untuk membuat anak-anak tertawa dan bahagia," sebut Manajer Komunikasi WV Kevin Cook melalui pernyataan tertulis kepada detikcom, Jumat (25/2/2005).Eros melakukan kerjanya dengan beberapa tahapan. Antara lain memberikan hiburan mumi dan mengajarinya bermain, memberikan pembelajaran yang disisipi pesan-pesan kesehatan, mendidik anak-anak keluar dari rasa trauma, serta memberikan dan mengajari drama."Hiburan dan permainan itu berguna untuk menangani trauma anak-anak pascatsunami. Anak-anak korban tsunami perlu diberi keyakinan kalau mereka tidak sendiri dan bisa diarahkan untuk mengatasi kesedihan dan kesulitan yang dihadapi. Kami juga melakukan pendataan anak-anak yang terpisah dari orang tuanya dan yang menderita secara psikologis," sebut Kevin Cook.Kepada anak-anak korban tsunami, World Vision juga memberikan program khusus. Antara lain perlindungan anak seperti Child Friendly Spaces (CFS), kegiatan kreatif, serta program untuk remaja.CFS menyediakan tempat untuk anak-anak, di mana mereka dapat melakukan kegiatan rutinitasnya sehari-hari seperti sedia kala, dan dapat menjadi aktif kembali pascatrauma akibat bencana. Program ini dilaksanakan di Banda Aceh, Aceh Besar, Lamno, dan Meulaboh.Dengan dukungan Badan Pangan Dunia, World Vision telah memberikan bantuan pangan, non-pangan, perlindungan anak, perlindungan umum, air dan sanitasi, serta kesehatan.Bantuan pangan berupa pendistribusian bahan makanan kepada sekitar 27 ribu orang di Banda Aceh dan Aceh Besar. Antara lain beras, ikan kaleng, minyak makan, biskuit, dan mi instan. Bantuan tersebut diutamakan kepada para pengungsi dan mereka yang telah kehilangan sumber pencaharian akibat tsunami.Bantuan non-pangan berupa pendistribusian sekitar 8.500 paket perlengkapan rumah tangga seperti alat kebersihan, sajadah dan lainnya, serta tenda terpal. Kepada anak-anak usia sekolah juga telah diberikan perlengakapan sekolah.Bantuan di bidang air dan sanitasi, World Vision telah menyediakan air siap minum. Saat in sedang dibangun WC, serta fasilitas air seperti pembangunan sumur pompa dan penampungan air.World Vision juga memfasilitasi masyarakat dalam kebersihan lingkungan di Banda Aceh, Leupung, Lhok Nga, Lamno, dan Meulaboh. Bantuan di bidang kesehatan, World Vision telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.
(sss/)











































