Kapolsek Menteng Kompol Dedy Tabrani saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan,"kata Dedy kepada detikcom, Sabtu (15/8/2015).
Dalam kesempatan terpisah, Kanit Reskrim Polsek Menteng AKP Ridwan R Soplanit menerangkan awalnya korban kenalan sama pelaku di Facebook. Kemudian kemudian janjian ketemuan di Jl Surabaya, Ujung Menteng, Jakpus, pada Rabu (13/8) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat bertemu, korban diminta untuk menyimpan tas Gucci miliknya yang berisi cincin dan handphone, di bagasi motor tersangka. Korban kemudian digiring untuk memesan pecel lele.
"Saat itu pelaku berpura-pura hendak membeli rokok, tetapi kemudian kabur," imbuhnya.
Merasa ditipu, korban kemudian melapor ke Polsek Menteng. Polisi kemudian memancing pelaku untuk bertemu dengan korban di belakang Pasar Pramuka, Jakpus, pada Kamis (16/8).
"Pelaku datang dan kemudian kita tangkap," imbuhnya.
Saat ditangkap dan diperiksa, tersangka kelihatan sedang teler. Polisi kemudian mengecek urine tersangka dan hasilnya positif sabu. Polisi kemudian menggeledah kosannya di Tebet, Jaksel. Di situ, ditemukan 1 buah plastik klip kecil berisi sabu, bong, alumunium foil dan kunci leter T serta pelat nomor motor G 2912 JT , T 3719 FUE, BE 4076 ET.
"Pelaku yang selalu melakukan tindak kriminal praktis biasanya berlatar belakang sebagai pemakai narkoba, yang mana pelaku selalu merasa terdesak untuk memakai narkoba sehingga melakukan tindakan kriminal yang gampang menghasilkan uang atau barang yang bisa dipakai membeli atau menukarknnya dengan narkoba," tutupnya. (mei/aan)











































