Kegiatan bakal dimulai tepat pukul 10.47 WITA dengan bunyi sirene tanda pasukan melakukan penyelaman ke lokasi penanaman terumbu karang untuk melaksanakan upacara yang dipimpin Inspektur Upacara, Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana.
Upacara kemudian dirangkai dengan tele conference Inspektur Upacara, dengan Presiden RI, Joko Widodo, pada pukul 10.58 WITA yang dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan penanaman terumbu karang dan pelepasan bibit ikan kerapu oleh orang nomor 1 di Indonesia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pelepasan bibit ikan kerapu, akan dilakukan oleh para undangan yang hadir, sekaligus menutup rangkaian acara Save Our Littoral Life di Manado.
Sebelumnya, Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana dalam keterangan persnya mengatakan Save Our Littoral Life (SOLL) merupakan wujud penjabaran pengabdian Korps Marinir TNI AL untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
"Saat ini kami (Korps Marinir) bersama komponen bangsa terus mengkampanyekan pentingnya langkah memelihara terumbu karang di Indonesia, dan mendidik masyarakat untuk kembali menganut pola pikir kembali melihat laut dan tidak membelakangi laut," terang Buyung.
Korps Marinir TNI AL akan melakukan penanaman sejuta bibit terumbu karang di daerah seluas 100 hektar yang tersebar di 51 lokasi di Indonesia dan 243 titik penanaman. Kegiatan ini sudah dimulai sejak bulan Mei 2015.
"Hingga Juli 2015, telah ditanam tidak kurang dari 400 ribu bibit terumbu karang dengan luas kawasan tanam lebih dari 30 hektar," pungkasnya. (rul/rul)











































