"Memang iya sudah seharusnya. Kami mendukung pernyataan itu. Karena tantangan ke depan sangat berat perlu ada perubahan yang harus dilakukan," kata Johnny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Dia berharap agar upaya reshuffle kabinet benar-benar bisa mendongkrak kinerja pemerintahan Jokowi. Dengan kehadiran tiga menteri koordinator yang memiliki pengalaman matang, persoalan ekonomi dan politik ada pembenahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya untuk segera mendorong ini. Seperti target lifting 830 ribu barel perhari di RAPBN 2016. Nah, kalau sekarang kan 750 ribu per barel per hari. Target naik karena kita melihat banyak sumur-sumur baru," sebutnya.
Namun, meski demikian, pernyataan banting tulang ini juga berlaku terhadap menteri secara keseluruhan.
"Semua harus bisa mengikuti irama yang diinginkan Presiden," tutur Wakil Ketua Fraksi NasDem itu.
Sebelumnya, Presiden mengingatkan para menteri untuk bekerja keras. Jokowi mengatakan perlu ada komitmen dari pemerintahannya agar bisa memenuhi janji terhadap rakyat Indonesia.
"Mau berkeringat, banting tulang untuk membangun bangsa. Bagi saya perombakan kabinet kerja adalah jembatan terbaik untuk memenuhi janji saya kepada rakyat untuk memenuhi kesejahteraan mereka," kata Jokowi dalam pidatonya di Gedung K2, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). (hat/tor)










































