Kunjungi Museum DPR, Jokowi Batal Teken Prasasti 7 Proyek Gedung Baru

Kunjungi Museum DPR, Jokowi Batal Teken Prasasti 7 Proyek Gedung Baru

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jumat, 14 Agu 2015 15:51 WIB
Kunjungi Museum DPR, Jokowi Batal Teken Prasasti 7 Proyek Gedung Baru
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Setelah menyampaikan RAPBN 2016 ke DPR, Presiden Jokowi diantar pimpinan DPR melihat Museum DPR RI. Namun tak ada proses penandatanganan prasasti 7 proyek DPR seperti awalnya direncanakan.

Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla dan Menko PMK Puan Maharani tiba di Museum DPR RI yang terletak di lantai 2 Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015) sekitar pukul 15.20 WIB. Jokowi, JK dan Puan ditemani oleh Ketua DPR Setya Novanto dan kuartet Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan-Agus Hermanto-Fahri Hamzah-Fadli Zon. Ikut hadir juga Ketua DPD RI Irman Gusman.

Begitu tiba di lantai 2, Jokowi langsung masuk ke dalam museum. Tak ada prasasti yang ditandatangani, tak pula Jokowi mengisi buku tamu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunjungan Jokowi ke museum dibuat terbatas, hanya awak media bertanda pengenal khusus yang bisa masuk. Di dalam museum, Fahri Hamzah yang memberi penjelasan ke Jokowi soal isi museum.

Soal tak adanya prasasti ini menarik. Sebab, awalnya Presiden Jokowi dijadwalkan menandatangani prasasti Pencanangan Penataan Kawasan Parlemen, yang menjadi simbol dukungan terhadap 7 proyek gedung baru di DPR. Prasasti berwarna hitam itu sebelumnya sudah disiapkan di depan museum, tanggalnya pun sudah dibuat untuk hari ini, 14 Agustus 2015. Namun, saat kunjungan sore ini, tak ada prasasti di depan museum.

Dalam jadwal yang diterima detikcom, Kamis (13/8) kemarin, Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan pimpinan DPR akan meninjau Museum DPR yang letaknya di Gedung Nusantara lantai II. Setelah itu, Jokowi akan menandatangani prasasti. Namun hingga kunjungan singkat itu berakhir, tak ada seremoni penandatanganan prasasti.


(tor/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads