Ahok Bandingkan dengan Usia Kemerdekaan Singapura, Indonesia Butuh Kerja Keras

Ahok Bandingkan dengan Usia Kemerdekaan Singapura, Indonesia Butuh Kerja Keras

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 14 Agu 2015 09:21 WIB
Ahok Bandingkan dengan Usia Kemerdekaan Singapura, Indonesia Butuh Kerja Keras
Ahok saat hut pramuka (Foto: Ayunda/ detikcom)
Jakarta - Tepat pada 17 Agustus mendatang, bangsa Indonesia merayakan dirgahayu yang ke-70. Namun menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok), di usia 70 tahun yang sudah terbilang senja, bangsa Indonesia belum dapat menikmati hasil pensiunnya sebab masih harus bekerja keras mensejahterakan rakyatnya.

Berbeda dengan Singapura yang belum lama ini merayakan HUT ke-50. Negeri Singa tersebut dinilainya sudah mapan dalam berbagai hal.

"Sebentar lagi bangsa kita memasuki 70 tahun, usia 50 tahun saja sudah hampir pensiun. Kemarin baru kita lihat ulang tahun ke-50 tahun Singapura, mereka sudah kelihatan menikmati pensiunnya. Sedang kita 70 tahun masih kerja keras, harusnya bisa santai," kata Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara bertema 'Pramuka Garda Terdepan Pelaku Perubahan dalam Pembentukan Karakter Kaum Muda' di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Mengenakan seragam berwarna cokelat itu berharap Indonesia, khususnya Jakarta bisa mengejar ketertinggalan dalam banyak hal dibanding negara tetangga.

"Tanggung jawab kita berat. Di HUT ke-70 kita masih kalah sama Singapura. Bukannya saya mau membanding-bandingkan, tapi kita harus kejar," terangnya.

"Jangan sampai di ulang tahun ke-80 tua renta masih kerjas keras," sambung Ahok.

Dia yakin melalui organisasi pramuka, bisa membentuk karakter pribadi yang baik. Sehingga menurutnya, bisa melahirkan calon pemimpin yang berkualitas dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Sekitar 30 ribu peserta pramuka dari berbagai sekolah yang tersebar di 6 wilayah Ibu Kota menghadiri acara ini. Hadir pula Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault, Ketua Kwartir Daerah Pramuka Sylviana Murni, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Kadis Pendidikan DKI Arie Budhiman, Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede dan pejabat lainnya. (aws/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads