Kliwon hidup di rumah yang berada di Dusun Kupang RT 4 RW 2 Kelurahan Kupang, Ambarawa, Kabupaten Semarang sejak tahun 1993. Sebelumnya ia tinggal berpindah-pindah semenjak pensiun tahun 1982.
Usianya yang sudah senja membuat Kliwon tidak bisa beraktifitas apalagi setelah pernah terserang stroke. Suaranya pun sudah lirih tidak terlalu jelas. Namun sore tadi ia yang didampingi istrinya, Yusmi (73) nampak sumringah karena kedatangan dua tamu istimewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata dua tamu istimewa Kliwon itu tidak hanya berkunjung, tetapi juga untuk memberikan bantuan berupa perbaikan rumah agar layak huni bagi veteran perang. Kliwon pun senang bukan kepalang, ia kemudian mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Ganjar.
"Terimakasih bapak, saya mengucapkan terimakasih atas bantuan Bapak Gubernur karena sudah memperhatikan veteran sperti kami ini," kata purnawirawan angkatan laut itu.
Ganjar dan Mundjirin kemudian ikut melakukan pembongkaran rumah Kliwon. Gubernur membawa linggis lalu mencongkel pintu kayu, sedangkan Bupati memukulkan palu ke dinding.
Perbaikan rumah tersebut dilakukan untuk 40 veteran dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI ke-70. Uniknya dana bantuan berasal dari saweran para pejabat Pemprov Jateng. Ganjar mengatakan ide saweran itu terbesit tiga hari lalu ketika ingin melakukan kegiatan yang bisa membantu para veteran perang.
"Ini idenya cuma tiga hari. Selain dari saweran juga ada sumbangan dari BUMN. Kita sama-sama berbuat hal yang bermanfaat untuk para pejuang kita," kata Ganjar.
Menurut Ganjar hingga saat ini masih banyak veteran perang yang kurang perhatian, padahal mereka adalah pejuang negara dan saat ini sudah berusia senja. Oleh sebab itu pihaknya tidak ingin hari peringatan kemerdekaan cuma diisi dengan selamatan dan lomba-lomba saja.
"Selain masalah rumah, ada veteran yang kurang dari sisi kesehatannya, kebutuhan sehari-hari. Banyak," tandasnya.
Perbaikan rumah Kliwon akan berlangsung beberapa hari sehingga selama perbaikan, Kliwon dan istrinya akan tinggal di penginapan milik Pemprov Jateng yaitu Tlogo Resort. Mereka pun menuju mobil bertuliskan Tlogo Resort kemudian meninggalkan lokasi. (alg/hri)











































