"Boleh kritik tapi konstruktif, jangan yang destruktif. Masa pemerintah nggak mau dikritik? Ya boleh, lah," ujar Luhut di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015).
Dia mengakui bahwa kritikan terhadap pemerintah dapat muncul dari mana saja. Tetapi kritikan itu harus proporsional dan disertai solusi konkret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua partai itu baik-baik, proporsional. Kalau (pemerintah) patut dikritik ya dikritik, kalau patut dipuji ya dipuji," kata dia. (bpn/slh)











































