"Total kekuatan yang nanti kita gelar 135.672 personel seluruh Indonesia, ada 31 Polda hanya satu yang tidak melaksanakan yaitu dari Aceh, sudah siap dan Bapak Kapolri sudah menyampaikan untuk masing-masing Kapolda, masing-masing Karoops dan Kasat Brimob sampai dengan Kapolres sudah siap melaksanakan pengamanan pilkada serentak tahun 2015," jelas Asops Kapolri Irjen Unggung Cahyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015).
Sebagai upaya kesiapan, Polri menggelar simulasi pengamanan pilkada serentak tadi padi yang dihadiri oleh Kapolres se-Indonesia. Diharapkan, dengan simulasi tersebut, para Kapolres yang akan meng-App personil di lapangan nantinya sudah memahami mekanisme dan teknik-teknik serta cara bertindak di lapangan dalam mengantisipasi setiap kerawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain simulasi, para Kapolres juga diberikan pembekalan dengan TFG (Tactical for Game) dan TMG (Tactical meet Game).
"TFG dan TMG ini untuk memperjelas para Kapolres ini, sehingga saat kembali ketempatnya dan wilayahnya apa-apa yang harus dilaksanakan sudah dipahami," imbuhnya.
Sementara, Polri juga telah memetakan daerah-daerah bekas konflik yang berpotensi kembali berkonflik berikut dengan pola-pola pengamannya di TPS masing-masing. Kerawanan gangguan Kamtibmas pun sudah diantisipasi.
"Pola pengamanannya TPS pengamanannya itu 2-10-5 artinya 5 TPS dijaga 10 Linmas, dengan 2 polisi itu kategori aman, kalau yang rawan satu itu 2-4-2, sedangkan rawan dua adalah 2-2-1 yang mana ini sudah termasuk untuk tahun ini saya buat pola pengamanan TPS-TPK-KPU sampai dengan provinsi, jadi masing-masing dijaga oleh 15 sampai dengan satu kompi dan pasang tenda disana, itu pola yang kita lakukan," tutupnya. (mei/aan)











































