Ahok Lepas Mantan Wali Kota Jaksel yang Dicopotnya ke Makkah

Ahok Lepas Mantan Wali Kota Jaksel yang Dicopotnya ke Makkah

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 10:38 WIB
Ahok Lepas Mantan Wali Kota Jaksel yang Dicopotnya ke Makkah
Foto: Ayunda
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan pengarahan kepada para petugas pendamping jemaah haji yang tergabung dalam Tim Pemandu Haji Daerah (TPDH) tahun 2015. Di antara para petugas pendamping itu ternyata ada Syamsuddin Noor yang baru saja dicopot Ahok sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

Syamsuddin yang digeser Ahok karena dinilai kurang tegas itu terlihat santai, raut mukanya tenang dan tak terlihat emosi yang mencolok. Begitu juga dengan Ahok yang bersikap biasa, bahkan usai acara keduanya melempar senyum sambil bersalaman.

Syamsuddin yang ditanya soal keikutsertaannya menjadi TPDH hanya menjawab singkat. Dia mengatakan memang sengaja ikut seleksi untuk menjadi petugas pendamping jemaah haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya saya ikut seleksi," ucap Syamsuddin menjawab pertanyaan wartawan, usai pengarahan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (13/8/2015). Syamsuddin kini menjadi staf di bawah kendali Sekretaris Daerah DKI.

Saat disinggung soal pencopotannya, Syamsuddin yang mengenakan baju koko puith dan peci hitam itu tak mau berkomentar. Dia hanya tersenyum sambil berlalu.

Syamsuddin Noor sebelah kiri (Foto: Ayunda/detikcom)


Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 32 Tahun 2015, kuota haji untuk Provinsi DKI Jakarta tahun ini berjumlah 5.668 orang yang tergabung dalam 13 kloter terbangi 2 gelombang. Pemprov DKI Jakarta juga memberangkatkan 40 petugas haji yang salah satunya adalah Syamsuddin Noor.

Pemberangkatan jemaah haji dijadwalkan pada 21 Agustus 2015. Adapun lokasi pemondokan jemaah haji Provinsi DKI Jakarta di Kota Makkah tersebar di 4 wilayah, yakni Misfalah, Jarwal, Raudhah dan Syisyah dengan jarak kurang lebih 2,5 km sampai dengan 4 km. Untuk memantapkan fungsi koordinasi dan monitoring selama bertugas, Sekda DKI Saefullah ditunjuk sebagai ketua kafilah haji tahun 2015.

Secara terpisah, Kepala Biro Pendidikan Spiritual dan Mental (Dikmental) DKI Ahmad Gozali mengatakan pihaknya sebelum menyeleksi petugas haji pada awal 2015 telah berkirim surat ke seluruh jajaran SKPD untuk mengirim 1 perwakilannya untuk jadi petugas haji. Selain Pemprov, DPRD DKI juga mengirimkan 2 perwakilannya yang dipilih secara internal untuk mengawasi. Biaya pemberangkatan petugas haji Pemprov DKI tahun ini mencapai Rp 40 miliar. (slm/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini