Berangkatkan 40 Petugas Haji DKI Jakarta, Ahok: Semoga Jadi Haji Mabrur

Berangkatkan 40 Petugas Haji DKI Jakarta, Ahok: Semoga Jadi Haji Mabrur

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 09:56 WIB
Berangkatkan 40 Petugas Haji DKI Jakarta, Ahok: Semoga Jadi Haji Mabrur
Foto: Ayunda
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 40 petugas haji. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap mereka bisa bertugas dengan baik melayani jemaah haji.

"Saya harap Bapak Ibu yang dapat tugas ini harus punya hati yang peduli seperti orangtua ngemongin anak atau cucu," ujar Ahok saat memberi sambutan dalam 'Pengukuhan Petugas yang akan Menyertai Jamaah Haji Provinsi DKI Jakarta Tahun 1436H/2015M' di Balai Agung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015).

"Yang paling kita khawatirkan dehidrasi dan sebagainya, walaupun ada sebagian yang ingin meninggal di tanah suci. Tapi jangan sengaja cari sakit supaya meninggal. Saya harap semua pulang jadi haji mabrur bukan haji makmur," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat 105 petugas haji yang dikukuhkan, terdiri dari 65 petugas haji pusat (Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan) dan 40 petugas daerah dari Pemprov DKI. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 32 Tahun 2015, kuota haji untuk Provinsi DKI Jakarta tahun ini berjumlah 5.668 orang yang tergabung dalam 13 kloter terbangi 2 gelombang.

"Ke depan saya bilang sama Pak Sekda, berangkat naik haji ini jatahnya susah, jadi PNS kita kayak lurah dan camat yang baik serta belum pernah naik haji nggak apa-apa diikutkan," usul Ahok.

Namun dia mengingatkan agar orang yang sudah pernah naik haji tidak lagi ikut berangkat. Hal ini dimaksudkan agar memberi kesempatan bagi calon jamaah lain untuk berangkat.

"Saya berharap bisa bicara dengan Menag nanti tanggal 21, kalau sudah naik haji ya sudah nggak usah naik haji lagi. Cukup umrah saja. Zaman Soeharto bapak teman saya bisa naik haji terus sampai 6 kali," terangnya.

"Selamat bertugas, jamaah lain juga sehat. Kepulauan lain kalau ada jamaah yang tidak diperhatikan, tolong bapak ibu juga perhatikan karena sama-sama Indonesia," kata dia.

Rencananya, pemberangkatan jamaah haji dijadwalkan pada 21 Agustus 2015. Adapun lokasi pemondokan jamaah haji Provinsi DKI Jakarta di kota Mekah tersebar di 4 wilayah, yakni Misfalah, Jarwal, Raudhah dan Syisyah dengan jarak kurang lebih 2,5 km sampai dengan 4 km. Untuk memantapkan fungsi koordinasi dan monitoring selama bertugas, Sekda DKI Saefullah ditunjuk sebagai ketua kafilah haji tahun 2015.

Secara terpisah, Kepala Biro Pendidikan Spiritual dan Mental (Dikmental) DKI Ahmad Gozali mengatakan pihaknya sebelum menyeleksi pada awal 2015 telah berkirim surat ke seluruh jajaran SKPD untuk mengirim 1 perwakilannya untuk jadi petugas haji. Selain Pemprov, DPRD DKI juga mengirimkan 2 perwakilannya yang dipilih secara internal untuk mengawasi.

"Kita diberi jatah 40 orang, kalau DPRD kita minta ikut pendiidkan terpadu saja. Ada 2 orang yang menunjuk dari DPRD," terang Ahmad.

Biaya pemberangkatan petugas haji Pemprov DKI tahun ini mencapai Rp 40 miliar. Dari 40 petugas asal DKI, ada Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor yang telah dicopot oleh Ahok.

Dia menjadi salah satu petugas haji. Namun dia enggan berkomentar banyak mengenai keterpilihannya sebagai petugas dan pencopotannya dari orang nomor 1 di Jakarta Selatan.

"Ini melalui seleksi," ujar Syamsudin saat coba dikonfirmasi detikcom. (aws/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads