SBY: Otonomi Khusus Solusi Final untuk GAM di Aceh

SBY: Otonomi Khusus Solusi Final untuk GAM di Aceh

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 19:15 WIB
Jakarta - Presiden SBY menegaskan, solusi final untuk GAM di Aceh adalah otonomi khusus. Dia mengingatkan GAM, dunia tidak ada yang mendukung Aceh lepas dari Indonesia.Hal itu dikatakan dia terkait permintaan GAM untuk memiliki pemerintahan sendiri sebagai salah satu opsi GAM dalam perundingan dengan Indonesia di Helsinki Finlandia kemarin."Sudah jelas solusi final untuk Aceh adalah otonomi khusus, dan saya memberikan kesempatan untuk itu. Dunia pun tidak ada yang mendukung Aceh lepas dari Indonesia, kecuali kesatuan teritorial seluruh Indonesia termasuk NAD," tegas SBY di Taman Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (24/2/2005).Menurut dia, Indonesia bersedia untuk melanjutkan pertemuan informal selanjutnya bila pertemuan tersebut memiliki agenda yang jelas, yakni mengakhiri konflik berdasarkan otonomi khusus, dan bila pihak GAM menaati agenda yang sudah ditetapkan bersama."Saya akui memang alot, terjadi di negara manapun juga, tidak bisa sekali pertemuan menghasilkan sesuatu yang diharapkan. Tapi saya mendapat laporan perkembangannya makin positif, sudah membahas serius makna dari otonomi khusus pengakhiran konflik dan amnesti, bagaimana mereka dapat hidup kembali sesuai dengan hak-hak yang mereka miliki bersama saudaranya di NAD," ujar SBY.Namun dia mengingatkan pihak GAM yang berada di Aceh agar tidak mengganggu upaya rekonstruksi dan langkah-langkah kemanusiaan yang tengah berlangsung di Aceh, sehubungan dengan musibah tsunami 26 Desember lalu."Saya ingin betul-betul, konflik Aceh yang sudah berlangsung 29 tahun bisa diakhiri, terlebih ketika harus membangun kembali Aceh pascatsunami," tukas SBY.Diakuinya, untuk mengakhiri konflik RI-GAM memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Tapi yang terpenting adalah bagaimana memelihara kondisi keamanan di Aceh agar upaya rekonstruksi tetap berjalan dengan baik. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads